Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Purnama

Gambar
#1                 Jingga mendominasi langit di ufuk barat. Angin dengan deras sungai Citarum memang selalu menjadi moment membahagiakan bagi Hafiz. Di tangannya, setangkai kembang dari hijau pepohonan yang ditanam mengiringi bantaran sungai, menjadi kado terindah untuk seorang wanita yang sedang dinantinya.  Hafiz duduk di batu besar pinggir sungai, dari arah belakang terdengar sayup-sayup kendaraan jalan utama perkampungan. Di hadapannya, perahu penyebrangan bulak-balik mengantar orang yang hendak pulang atau barangkali berangkat menuju pasar karawang. “Lagi ngapain, Tong?” “Eh, lagi nunggu temen, Pak.” “Eh bapak luh kaga ke sawah?” “Enggak, Pak, ada di rumah sama ibu. Sore amat pulangnya?” “Iya, biasa, orang nyawah mah kudu telaten, tong, supaya panennya bagus. Yuk, ah bapak duluan.” “Eh iya mari, Pak” Sekelompok petani dengan kaos lengan pandang yang menyebarkan aroma basah  k...